Sabtu, 06 Februari 2010
Nafsu dan Pragmatisme di Budaya Modern
Mungkin anda langsung menangkap apa maksud dari judul diatas, karena memang nafsu dan pragmatisme sudah terlalu sering kita jumpai di pergaulan dunia modern, apalagi di kota2 besar. Pikiran2 mendalam dan keahlian2 tinggi yang dihargai pada masa lampau, digantikan dengan pikiran2 pragmatis yg dibumbui nafsu dan keahlian yg hanya berfungsi sbg pembantu bagi nafsu agar tersalurkan. Tokoh2 filsuf dan ahli2 di berbagai bid. ilmu yg lain, digantikan dg idola2 baru yaitu para psikopat. Plato dan Albert Einstein digantikan dg Donald Trump dan Hugh Hefner. Marie Curie dan Bunda Theresa hny disebut namanya utk menarik simpati, namun idola yg sesungguhnya ialah Madonna dan Britney Spears. Orang2 modern lebih tertarik pada cara, bukan hakikat. Tips2 mendapatkan perempuan cantik dan uang banyak sgt laku keras dibanding ilmu alam dan filsafat hukum. Para ilmuwan sejati dimanfaatkan oleh para penguasa dan pengusaha yg rakus. Hati yg mulia tak mendptkn tempat krn tlh digusur oleh kecantikan dan kekayaan semata. Tapi apa boleh dikata, beginilah adanya perkembangan peradaban, dan utk bertahan hidup, maka kita ikuti saja...
Langganan:
Komentar (Atom)