Sabtu, 06 Februari 2010
Nafsu dan Pragmatisme di Budaya Modern
Mungkin anda langsung menangkap apa maksud dari judul diatas, karena memang nafsu dan pragmatisme sudah terlalu sering kita jumpai di pergaulan dunia modern, apalagi di kota2 besar. Pikiran2 mendalam dan keahlian2 tinggi yang dihargai pada masa lampau, digantikan dengan pikiran2 pragmatis yg dibumbui nafsu dan keahlian yg hanya berfungsi sbg pembantu bagi nafsu agar tersalurkan. Tokoh2 filsuf dan ahli2 di berbagai bid. ilmu yg lain, digantikan dg idola2 baru yaitu para psikopat. Plato dan Albert Einstein digantikan dg Donald Trump dan Hugh Hefner. Marie Curie dan Bunda Theresa hny disebut namanya utk menarik simpati, namun idola yg sesungguhnya ialah Madonna dan Britney Spears. Orang2 modern lebih tertarik pada cara, bukan hakikat. Tips2 mendapatkan perempuan cantik dan uang banyak sgt laku keras dibanding ilmu alam dan filsafat hukum. Para ilmuwan sejati dimanfaatkan oleh para penguasa dan pengusaha yg rakus. Hati yg mulia tak mendptkn tempat krn tlh digusur oleh kecantikan dan kekayaan semata. Tapi apa boleh dikata, beginilah adanya perkembangan peradaban, dan utk bertahan hidup, maka kita ikuti saja...
Minggu, 01 Maret 2009
It is a mental killer. To fight scizophrenia is to fight the deep desire within the core of your very being to peacefully just stop existing. It is the fear of everything. You fear what you know because you don't really know. You fear those you love because they don't love you. I want you to imagine standing alone inside your own mind. Now imagine two copies of you standing there with you. You are alone and hurting to begin with, but now those fragments of yourself want to kill you as well. ______________________________________...THAT is what goes on in a scizos mind just before they kill themselves. At this point, therapy and counseling seldom help. It takes a mind reader to get through to the soul, and break it free of the thought chains that consume.
Langganan:
Komentar (Atom)